Minggu, 07 Juli 2013

Cara mengambil hati calon ayah dan ibu mertua

Pertama
Cara Mengambil hati calon Ayah Mertua


1. Memberi hadiah

Tanyakan pada kekasih Anda terlebih dahulu apa yang ayahnya sukai dan tidak sukai. Pastikan Anda tahu bagaimana selera calon ayah mertua Anda sebelum memilihkan hadiah untuknya.

2. Terlihat rapi

Anda akan dinilai berdasarkan penampilan Anda. Anda tidak harus memakai setelan jas berpotong rapi dan berdandan dalam pakaian formal, tetapi Anda hanya perlu memberi tampilan yang lebih matang. Kenakan pakaian yang nyaman dan jangan lupa untuk mencukur janggut Anda.

3. Jadilah diri sendiri

Tidak mencoba untuk berpura-pura menjadi orang lain adalah sikap terbaik yang bisa Anda pilih. Jangan berkompromi pada nilai-nilai atau integritas. Berperilakulah senormal mungkin sebagaimana Anda biasanya.

4. Jadilah percaya diri

Meskipun Anda gugup ketika bertemu dengan calon ayah mertua Anda, jangan menunjukkan kegugupan Anda saat berbicara kepadanya. Jadilah percaya diri dan mulailah percakapan dengan ayahnya. Ambil topik yang menarik seperti olahraga, politik dan budaya. Cobalah untuk lebih banyak mendengarkan sambil memberikan beberapa masukan cerdas di sela-sela obrolan kalian. Ini akan membuat ayah pacar Anda merasa bahwa Anda tertarik untuk dekat dengan keluarga pacar Anda.

5. Menangkan kepercayaannya

Bicarakan tentang rencana masa depan dan tujuan Anda. Katakan pada calon ayah mertua Anda tentang ambisi dan upaya yang akan Anda lakukan untuk mencapainya. Buktikan bahwa goal Anda sangat realistis. Ini akan membuat ayah pacar Anda merasa bahwa putrinya akan berada di tangan yang aman.

6. Bicaralah sopan

Hal ini sangat penting bahwa Anda harus menggunakan kata-kata yang sopan ketika berbicara dengan ayah pacar Anda. Tunjukkan rasa hormat dan berperilakulah sopan padanya seperti layaknya pria sejati.

7. Menghormati pacar Anda

Di atas segalanya, ayah pacar Anda akan lebih tertarik untuk mengetahui bagaimana Anda memperlakukan putrinya. Maka, tunjukkan kasih sayang Anda pada pacar Anda di depan calon ayah mertua Anda. Misalnya dengan tersenyum ramah pada putrinya atau membantunya membereskan meja makan dan lain-lain.

Inilah tujuh cara mengambil hati calon ayah mertua Anda. Ingat, jadilah diri sendiri dan tunjukkan bahwa Anda adalah pria yang tepat untuk putrinya.

Kedua
Cara mengambil hati calon Ibu Mertua
1. Apa yang tidak disukai dan disukai olehnya
Ini sangat penting karena dapat membuka jalan Anda untuk membuatnya terkesan pada Anda. Jika Anda tahu apa yang disukainya, Anda bisa membuatnya terkesan dengan itu. Sebaliknya, jika Anda tahu tentang apa yang tidak disukainya, Anda bisa menghindari hal itu.

2. Membawa buah tangan
Sesekali ketika berkunjung ke rumah calon mertua, Anda bisa membawa buah tangan untuk orang tua dari pasangan Anda. Tidak perlu mahal. Anda bisa membawa buah tangan berupa oleh-oleh makanan atau camilan.

3. Berpakaian sopan
Penampilan juga menjadi faktor penentu direstui atau tidaknya hubungan Anda dan pacar. Datanglah dengan memakai pakaian yang layak dan baik. Jangan lupa pula untuk menyetrika pakaian Anda serapi mungkin. Semprotkan parfum ke tubuh Anda agar baunya terasa segar.

4. Jangan bersaing dengannya
Sangat penting untuk selalu menyanjung calon ibu mertua Anda. Jangan biarkan dia merasa terintimidasi dengan kelebihan Anda. Apalagi kalau ternyata Anda lebih bisa memasak dibanding dia.

5. Bersikap sopan
Hindari perdebatan atau selisih paham dengan calon ibu mertua Anda. Bersikap sopan dan selalu menghargai posisinya, karena bagaimanapun dia adalah calon ibu Anda.

6. Sering menghubunginya
Untuk menjaga komunikasi yang baik antara Anda dan calon ibu mertua Anda, pastikan Anda sering menghubunginya. Meski Anda hanya sekadar bertanya tentang kondisi kesehatannya atau mungkin bertanya tentang resep masakan padanya.

7. Minta saran
Calon ibu mertua Anda akan terkesan pada Anda, jika Anda sering meminta saran padanya. Dia akan merasa dibutuhkan dan akhirnya menjadi sangat dekat dengan Anda.

8. Perlakukan pasangan Anda dengan baik di depannya
Orang tua jelas sangat posesif jika menyangkut anak-anak mereka, dan cara terbaik untuk mendapatkan rasa hormat calon ibu mertua Anda adalah dengan cara memperlakukan anaknya dengan baik, terutama ketika berada di depannya.

Diposting oleh Unknown on Minggu, 07 Juli 2013

readmore »»  

Kamis, 04 Juli 2013

Perbedaan mesin DOHC dan SOHC

Dalam teknologi mesin motor kita mengenal beberapa istilah 'DOHC' dan juga 'SOHC'. Namun bagi sebagian besar konsumen sepeda motor belum mengetahui apa kedua istilah tersebut. Berikut penjelasan singkat tentang mesin DOHC dan SOHC

DOHC adalah singkatan dari Double Overhead Camshaft atau 'kem' yang punya over head ganda. mudahnya, dalam satu piston ada dua pasang over head sehingga mesin mempunyai empat klep, dimana dua klep mengatur masukan bahan bakar dan dua klep lainnya mengatur keluaran gas buang. Mesin jenis ini juga menggunakan dua noken as yang nangkring pada kepala silinder.

Dengan jumlah klep dua kali lebih banyak, tenaga yang dihasilkan otomatis lebih besar, karena pengaturan penyaluran bahan bakar ke mesin dan penyaluran gas buang ke knalpot lebih akurat. Kebanyakan DOHC juga mendatangkan kitiran mesin (RPM) lebih tinggi. Letak klep yang lebih baik mengoptimalkan set up yang memaksimalkan pula performa mesin.

Meski begitu, kekurangannya tetap ada, harga pembuatan dan perbaikan mesin DOHC lebih mahal. Suku cadang lebih banyak bisa jadi masalah lain, apalagi tidak semua mekanik di Indonesia bisa dengan baik menyetel ulang klep mesin DOHC. Untungnya, mesin jenis ini tidak perlu terlalu sering disetel ulang klepnya.


Kelemahan lainnya, lebih boros bahan bakar, karena kebutuhan mesin akan bahan bakar juga lebih banyak. Disamping itu bobot mesin DOHC juga lebih berat.

Sementara untuk mesin Sementara mesin Single Over Head Camshaft (SOHC) hanya punya sepasang over head. Dengan kata lain mesin ini memiliki dua klep, satu untuk mengatur masukan bahan bakar dan satu lagi untuk mengatur keluaran gas buang. Dan hanya memiliki satu noken as.

Singkatnya, SOHC bertorsi lebih baik pada putaran rendah karena lebih ringan (memutar mesin) dan sebaliknya DOHC menghasilkan torsi lebih rendah karena lebih berat. Namun pada pada kecepatan tinggi, torsi mesin DOHC akan lebih baik. Itulah untung-ruginya. Bila jumlah klepnya sama, SOHC memiliki low-end torque lebih baik sementara DOHC memiliki top-end power lebih tinggi.

Sumber :merdeka.com

Diposting oleh Unknown on Kamis, 04 Juli 2013

readmore »»